Magetan -- Pemerintahan Kabupaten Magetan melaksanakan pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Magetan...
Magetan -- Pemerintahan Kabupaten Magetan melaksanakan pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan, kelayakan konsumsi, serta kesesuaian standar gizi makanan yang didistribusikan kepada siswa.
Sidak digelar di beberapa titik dapur MBG, yakni SPPG Jalan Bromo, SPPG Jalan Ndoyo, serta SPPG Candirejo (Jalan Monginsidi). Peninjauan dilakukan bersama Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup sebagai bentuk pengawasan lintas sektor terhadap mutu makanan yang disiapkan untuk anak-anak sekolah.
Memasuki bulan Ramadan, distribusi MBG tetap berjalan, namun dengan skema makanan dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa sidak dilakukan untuk memastikan setiap SPPG menjalankan prosedur operasional standar (SOP) secara disiplin, termasuk dalam aspek pengolahan, pengemasan, hingga distribusi makanan.
"Tujuan utama kunjungan saya hari ini adalah untuk melihat secara langsung dan memastikan bahwa seluruh SPPG di Kabupaten Magetan benar-benar melaksanakan tugasnya secara disiplin sesuai SOP,” ungkap Bupati.
Nanik menekankan bahwa pemenuhan menu harus sesuai standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional, baik dari sisi nilai gizi, kebersihan, maupun keamanan konsumsi. Pemerintah daerah juga akan terus memberikan edukasi kepada pengelola SPPG agar tidak terjadi kesalahan dalam proses distribusi maupun penyajian makanan.
Selain itu, Pemkab Magetan mendorong seluruh SPPG segera melengkapi Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) dan dokumen pendukung lainnya sebagai syarat kemitraan program MBG. Sertifikasi tersebut dinilai krusial untuk menjamin standar keamanan pangan yang diproduksi dapur penyedia MBG.
Sementara itu, Koordinator Wilayah BGN Magetan, Dyah, menyampaikan bahwa saat ini 53 dari total 60 SPPG yang telah mengantongi Surat Keputusan (Skep) sudah aktif beroperasi. Pendampingan terus dilakukan agar seluruh unit dapat segera berjalan optimal sehingga distribusi MBG di tiap kecamatan dapat menjangkau sekolah dengan jarak yang efisien.
Melalui sidak ini, Pemerintah Kabupaten Magetan menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memastikan kelancaran distribusi MBG, tetapi juga menjaga kualitas, keamanan, dan standar gizi makanan demi mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

COMMENTS