Madiun -- Suasana pagi di sebuah perbelanjaan modern di Kota Madiun mendadak ramai. Hal ini dikarenakan adanya kedatangan Gubern...
Madiun -- Suasana pagi di sebuah perbelanjaan modern di Kota Madiun mendadak ramai. Hal ini dikarenakan adanya kedatangan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang mengajak puluhan siswa sekolah luar biasa (SLB) berbelanja baju Lebaran Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka Ramadan tersebut menjadi perhatian publik karena dilakukan di mal, di tengah pemerintah yang selama ini mendorong penguatan UMKM dan pasar tradisional.
Program tersebut merupakan bagian dari agenda Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sebanyak 95 siswa difabel dari sejumlah SLB di Kota dan Kabupaten Madiun diajak langsung memilih pakaian Lebaran di pusat perbelanjaan tersebut.
Para siswa hadir bersama guru dan orang tua masing-masing. Dalam kegiatan itu, Khofifah terlihat mendampingi para siswa saat memilih pakaian yang diinginkan, sekaligus berinteraksi dengan mereka di beberapa gerai pakaian di dalam mal.
Meski diklaim sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap siswa difabel menjelang Hari Raya Idulfitri, kegiatan tersebut memantik pertanyaan dari sejumlah pihak mengenai alasan tidak dipilihnya pasar tradisional sebagai lokasi belanja.
Menanggapi hal tersebut, Khofifah menjelaskan bahwa mekanisme pembelian pakaian Lebaran bagi para siswa menggunakan sistem voucher yang terhubung dengan metode pembayaran digital.
Menurut Khofifah, skema tersebut lebih mudah diterapkan di pusat perbelanjaan modern dibandingkan di pasar tradisional.
"Kalau ke pasar tradisional yang punya mesin pembayaran coba cek ada nggak?” ujar Khofifah usai kegiatan di Pendapa Muda Graha Kabupaten Madiun.
Selain itu, ia juga menilai pusat perbelanjaan modern memudahkan proses pencarian kebutuhan pakaian bagi para siswa karena berbagai pilihan tersedia dalam satu tempat.
Menurutnya, jika kegiatan belanja dilakukan di pasar tradisional, para pendamping harus berpindah dari satu toko ke toko lain untuk mencari ukuran atau jenis pakaian yang sesuai.
Saat ditanya mengenai kemungkinan menjadikan kegiatan tersebut sebagai bentuk stimulasi bagi pasar tradisional, Khofifah menilai hal tersebut tidak bisa dilakukan secara instan.

COMMENTS