Magetan -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan Welly Kristanto bersama Forkopimda melepas keberangkatan lima unit bus ya...
Magetan -- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan Welly Kristanto bersama Forkopimda melepas keberangkatan lima unit bus yang mengangkut ratusan pemudik dalam program balik Lebaran 2026 secara gratis yang digelar Dinas Perhubungan setempat.
Sekda Welly mengatakan program balik gratis tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang digagas Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Perhubungan sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat.
"Program balik gratis ini rutin kita laksanakan setiap tahun. Hari ini kita memberangkatkan lima bus tujuan Magetan-Surabaya untuk membantu saudara-saudara kita yang kembali merantau, agar perjalanan mereka lebih mudah, aman, dan nyaman," ujar Welly di Magetan, Selasa.
Menurutnya ada sebanyak 250 peserta yang turut ambil bagian dalam program balik gratis tersebut. Mereka sebelumnya telah mendaftar melalui jalur online maupun offline di Dishub Magetan.
"Ke depan, Pemerintah Kabupaten Magetan berharap kuota peserta dapat terus ditingkatkan, tentunya dengan tetap memperhatikan kebijakan dan arahan pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran," katanya.
Pihaknya mengakui adanya penurunan jumlah armada yang disediakan di tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu, yakni dari delapan bus menjadi lima unit bus. Hal itu sebagai dampak kebijakan efisiensi. Namun, ia memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga.
"Alhamdulillah, meski ada efisiensi, kita tetap bisa memfasilitasi 250 orang saudara-saudara kita untuk Balik Gratis," kata Welly.
Ia berharap melalui program tersebut, tidak hanya memberikan kemudahan akses transportasi, tetapi juga semakin mendekatkan hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat melalui pelayanan yang humanis, responsif, dan penuh kepedulian.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Magetan Achmad Fauzi Ichsan mengatakan minat warga perantau Magetan untuk mengikuti program balik gratis tersebut sagat tinggi. Hal itu ditunjukkan dengan kuota langsung habis sesaat setelah pendaftaran dibuka pada 16 Maret 2026.
"Hanya dalam waktu kurang dari dua puluh menit, pendaftaran sudah ludes. Kami memohon maaf kepada warga yang belum bisa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program balik gratis karena keterbatasan kuota tahun ini," kata Fauzi
Ia menjelaskan bahwa seluruh armada yang digunakan dalam program tersebut telah melalui prosedur keselamatan angkutan lalu lintas yang ketat.
"Seluruh bus sudah melalui proses ramp check untuk memastikan standar mesin dan kelayakan jalan dalam kondisi aman," katanya.
Dengan demikian, program balik gratis tersebut tidak hanya memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan angkutan balik Lebaran, namun juga bertujuan mengurangi risiko kecelakaan dan menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan lancar.

COMMENTS