Para ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan saat menunggu pemeriksaan kesehatan di CKG. Magetan -- Pemerintah Ka...
| Para ASN di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan saat menunggu pemeriksaan kesehatan di CKG. |
Magetan -- Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melaksanakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magetan untuk memantau kondisi kesehatan dan mendeteksi dini penyakit, Selasa 23 Juni 2026.
Pada hari pertama, sasaran CKG difokuskan kepada ASN yang bertugas di kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan, seperti BKPSDM, BAPPERIDA, BPKPD, serta staf Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah.
Kepala Dinkes Magetan, dr Rohmat Hidayat mengatakan tujuan utama pelaksanaan kegiatan Kick Off ini adalah untuk memulai kampanye dan operasional Active Case Finding (ACF) guna mendeteksi penyakit Tuberkulosis (TBC) secara proaktif dan masif di tengah masyarakat. Pelaksanaan ACF menggunakan X-ray portable ini berfokus pada sasaran untuk menemukan Kasus Secara Dini untuk mendeteksi TBC lebih awal, terutama pada kelompok berisiko tinggi seperti kontak erat/serumah dengan pasien TBC dan populasi rentan.
"Kami mengarahkan kebijakan strategis penanganan TBC untuk mendukung eliminasi nasional 2030. Fokus utamanya mencakup kampanye TOSS-TBC (Temukan Tuberkulosis, Obati Sampai Sembuh) dan pembentukan Desa Siaga TBC di seluruh kecamatan", ujar Kadinkes.
Dalam kesempatan tersebut Kadinkes menambahkan Dinas Kesehatan mengintensifkan penggunaan portable X-ray dalam Active Case Finding (ACF) TBC sebagai strategi jemput bola untuk mendeteksi infeksi secara dini. Langkah ini diambil untuk menjaring kasus tersembunyi di masyarakat, menekan angka kematian, serta mempercepat pemutusan rantai penularan demi mencapai eliminasi TBC nasional.
"Bagi ASN yang telah melakukan CKG dan dari hasil itu ada gejala-gejala yang mengarah ke dugaan TBC, langsung kita lakukan pemeriksaan selanjutnya, yaitu pemeriksaan rontgen atau X-ray," tambah Kadinkes.
"Integrasi X-ray (rontgen dada) dengan Tes Cepat Molekuler (TCM) dan Terapi Pencegahan TBC (TPT) membentuk alur TOSS TBC (Temukan, Obati Sampai Sembuh). X-ray berfungsi sebagai alat skrining awal, TCM untuk konfirmasi diagnosis, dan TPT untuk pencegahan pada kontak erat", tambahnya.
Penemuan kasus TBC di Kabupaten Magetan masih rendah dan belum mencapai target yang ditetapkan pemerintah pusat. Untuk mengatasi hal ini, Pemkab Magetan menggenjot deteksi aktif, pelacakan kontak erat, dan membentuk Desa Siaga TBC, dengan fokus khusus pada wilayah kecamatan endemis dan cakupan penemuan yang masih tertinggal.

COMMENTS