Prosesi penyerahan bibit pohon buah alpukat kepada warga Madiun -- Pemerintah Kabupaten Madiun memperkuat komitmennya terhadap...
| Prosesi penyerahan bibit pohon buah alpukat kepada warga |
Madiun -- Pemerintah Kabupaten Madiun memperkuat komitmennya terhadap ketahanan pangan dan lingkungan dengan meluncurkan gerakan ‘Satu Rumah Satu Pohon’.
Sebagai bagian dari implementasi program unggulan Kabupaten Madiun yakni KALIBER (Ketahanan Lingkungan Berkelanjutan). Penanaman pohon buah di Desa Sidorejo Kebonsari Madiun merupakan kelanjutan kegiatan yang tertuang dalam RPJMD sebagai bentuk komitmen daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kepala Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun Ana Setyawati, S.Sos mengatakan ada 428 Bibit pohon alpukat jenis cipedak untuk warga yang dibagikan melalui 22 RT dan 10 RW dalam 5 Dusun di Desa Sidorejo dengan bersumber pendanaan dari ADD senilai Rp. 25.680.000.
"Di tahun 2026 ini merupakan tahap kedua dalam penyerahan bibit pohon buah setelah tahap pertama di tahun 2025 sudah menyerahkan 450 bibit pohon buah kepada warga", ungkap Kades Sidorejo, Senin (25/05/2026).
Kades Sidorejo mengatakan melalui gerakan ini, setiap rumah tangga diwajibkan menanam minimal satu pohon produktif seperti alpukat atau mangga yang tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi keluarga.
Ia juga berharap dari anggaran desa ini dapat memberikan stimulus keberlanjutan, mengingat penanaman ini memerlukan perawatan hingga berbuah. Menariknya, gerakan ‘Satu Rumah Satu Pohon’ ini juga dirancang untuk mendukung program pemerintah pusat, yaitu Makan Bergizi Gratis.

COMMENTS